Fungsi-fungsi Excavator

Excavator yang dikenal saat ini memiliki berbagai ukuran. Dari yang berukuran kecil atau lebih dikenal dengan nama mini excavator atau compact excavator hingga excavator dengan kapasitas besar yang dipakai di area penambangan. Excavator terkecil dari Caterpillar memiliki kapasitas 13 HP (horse power) dan kapasitas excavator terbesar Caterpillar yaitu CAT 6090 memiliki kapasitas hingga 4500 horse power. Selain itu, saat melakukan pembelian excavator, perlu dijadikan pertimbangan juga mengenai ukuran bucket.

Bagian Excavator

Secara teknis, excavator memiliki dua bagian yang secara umum dinamakan undercarriage dan house. Undercarriage adalah bagian depan excavator yang terdiri dari motor hidrolik, lengan, bucket, track dan terkadang blade. Sedangkan house-nya terdiri dari kabin operator, mesin, tangk oli/minyak dan counterweight atau bagian pemberat. House terhubung dengan undercarriage (bagian bawah mesin) dengan menggunakan komponen yang dinamakan center pin.

Komponen yang cukup penting dari berbagai excavator adalah “boom” atau lengan. Boom itu sendiri ada beberapa type lagi tergantung aplikasi yang hendak dijalanin. Secara umum, boom yang terpasang adalah mono boom. Selain mono boom ada juga knuckle boom. Boom ini adalah komponen utama dari excavator agar dapat berfungsi. Untuk menggerakkan boom ini, terdapat komponen oli hidrolik bertekanan tinggi untuk menggerakkan lengan excavator.

Diujung boom akan terpasang stick atau lengan yang berfungsi menggali tanah dan mengangkat tanah. Umumnya di stick akan terpasang bucket atau keranjang yang sekaligus berfungsi menggali tanah urugan. Kapasitas bucket perlu diperhatikan dan disesuaikan dengan beberapa hal antara lain, penyambung dengan stick dan juga volume yang akan dikonversi menjadi beban. Beban ini yang harus dapat ditahan oleh counterweight di bagian counterweight unit excavator tersebut.

Aplikasi Excavator

Sekilas telah dijelaskan komponen komponen dasar yang membentuk unit excavator pada umumnya. Fungsi excavator sendiri sebenarnyanya beragam. Excavator sering dijumpai di pertambangan. Fungsi excavator di pertambangan juga beragam antara lain mengeruk dan memindahkan hasil galian ke truk pengangkut.

DI industry manufacturing pabrik juga sering dijumpai excavator yang pada umumnya berfungsi mengangkat material seperti cangkang cpo untuk pembakaran boiler, atau batu bara ataupun sirtu. Alat berat lainnya yang dapat melakukan tugas ini adalah hoist crane, tetapi, hoist crane membutuhkan track yang terpasang dan tidak flexible, Excavator adalah alat berat yang flexible untuk mengangkat dan memindahkan material di ruang terbuka.

Di industry konstruksi, kita sering menemukan excavator yang difungsikan sebagai alat berat untuk merobohkan bangunan atau sebuah konstruksi. 

Selain merobohkan konstruksi bangunan, juga berfungsi sebagai alat pengangkat dan pemindah reruntuhan bangunan. Excavator tentunya memiliki fungsi lainnya yang belum dijelaskan secara detail. Dan type maupun jenis excavator juga masih banyak. Semoga informasi yang ditulis disini dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai komponen dasar dan fungsi dasar dari sebuah unit excavator sebagai bagian dari banyak ragam alat berat. Untuk mencari excavator ini bisa di salah satu marketplace terbesar di indonesia yaitu Indotrading.com yang merupakan direktori bisnis supplier B2B.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *